HADHARAH ISLAMIYYAH Headline Animator

Saturday, October 1, 2011

‘Irvine 11′ case: America convicts Muslim students for criticising Israel

SEPTEMBER 24, 2011
University Tension

As I came out of a meeting, I checked my phone and saw a message that the Muslim students (popularly referred to as the ‘Irvine 11’) had been convicted – for heckling the Israeli Ambassador’s speech.

It was one of those times I know I’ll remember for the rest of my life, a seminal moment that shows how America treats ordinary Muslims in the era of the so called ‘war on terror’, which many regard as a war on Islam.

On February 8, 2010 the Israeli Ambassador to the US, Michael Oren, arrived at the University of California Irvine, to deliver a public address. During his speech, he was interrupted by Muslim students, who did nothing more than heckle him over the Israeli entity’s brutal violence in the occupied territories.

Oren previously served in the Israeli Defence Force and was a military spokesman during the 2006 Israel-Lebanon and other conflicts.

You can see a video of their protest here http://www.youtube.com/watch?v=WsdtafcbqrE&feature=youtube as the eleven students were removed one by one from the room, to boos and cheers.

US President Obama has been booed, demonstrators have interrupted proceedings in Congress and the Senate and non-Muslims who heckled Netanyahu the previous year were never prosecuted, so to many people’s surprise, the Irvine 11 were prosecuted and found guilty on the 23rd September 2011.

This is an indictment of America’s claim to free speech, the supposed First Amendment constitutional right that protects free speech, and its justice system. The Muslim students were prosecuted and found guilty of disrupting the ambassador’s speech.

The prosecuting District Attorney (DA) said the students had violated the first Amendment by substantially limiting Oren’s ability to communicate his ideas. Was this argument used against those who heckled Obama or Netanyahu? No. Didn’t the students also have a claim to the First Amendment ‘free speech’ as their supporters argued?

By prosecuting these Muslim students, America proved it has a two-tier system of justice for Muslims and non-Muslims – not surprising when you remember that African Americans face similar injustices. It also proved that ‘freedom of speech’ is not for all – it is subject to political considerations. Although these ten students (charges were dropped against the eleventh) were not imprisoned, they face community service, a fine and criminal records – for heckling a speaker!

Next time Obama – or any US politician – stands up to speak about how America upholds ‘freedom and democracy’ and about the great treatment of Muslims in America, all one needs to say is “Irvine 11”. Yet, the biggest casualties are the values America claims to uphold.

When it takes a principle – that it proudly claims is one of its defining features – and violates it for political interests (as happened in Britain in some of the arrests and prosecution of Muslims under the Terrorism act) it demeans those values and shows its own public and the world that they are not actually as important or robust as they formally claimed them to be.

While subjected to this injustice, these students have stood with honour and dignity knowing that their brave sacrifice is small compared to the dead and injured in Palestine, whose plight they tried to highlight. They have engaged in the Islamic duty of enjoining the good and standing against the evil and bore the consequences. Muslims in the West must take heed of the example of these brave men when fulfilling our Islamic duty of enjoining the good (maroof), forbidding the evil (munkar) and speaking against the injustices faced by our ummah in Palestine, Kashmir, Afghanistan and elsewhere.

Like the Irvine 11, we must be prepared to endure the consequences of our stance – seeking the help and pleasure of Allah (swt).

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن تَنصُرُوا اللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُم

O ye who believe, If you support (the cause of) Allah, He will support you and make your foothold firm. [TMQ Muhammad 47:7]

Taji Mustafa
Twitter: @tajimustafa

0 comments:

THE METHOD TO ESTABLISH KHILAFAH

video

Blog Archive

archives

Bangsa ini Harus Segera Bertobat

Assalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.

Pembaca yang budiman, negeri ini seolah menjadi negeri segudang bencana; baik bencana alam maupun bencana kemanusiaan. Bencana alam ada yang bersifat alamiah karena faktor alam (seperti gempa, tsunami, dll), tetapi juga ada yang karena faktor manusia (seperti banjir, kerusakan lingkungan, pencemaran karena limbah industri, dll). Adapun bencana kemanusiaan seperti kemiskinan, kelaparan serta terjadinya banyak kasus kriminal (seperti korupsi, suap-menyuap, pembunuhan, perampokan, pemerkosaan, maraknya aborsi, penyalahgunaan narkoba, dll) adalah murni lebih disebabkan karena ulah manusia. Itu belum termasuk kezaliman para penguasa yang dengan semena-mena menerapkan berbagai UU yang justru menyengsarakan rakyat seperti UU Migas, UU SDA, UU Listrik, UU Penanaman Modal, UU BHP, dll. UU tersebut pada kenyataannya lebih untuk memenuhi nafsu segelintir para pemilik modal ketimbang berpihak pada kepentingan rakyat.

Pertanyaannya: Mengapa semua ini terjadi? Bagaimana pula seharusnya bangsa ini bersikap? Apa yang mesti dilakukan? Haruskah kita menyikapi semua ini dengan sikap pasrah dan berdiam diri karena menganggap semua itu sebagai ’takdir’?

Tentu tidak demikian. Pasalnya, harus disadari, bahwa berbagai bencana dan musibah yang selama ini terjadi lebih banyak merupakan akibat kemungkaran dan kemaksiatan yang telah merajalela di negeri ini. Semua itu tidak lain sebagai akibat bangsa ini telah lama mencampakkan syariah Allah dan malah menerapkankan hukum-hukum kufur di negeri ini.

Karena itu, momentum akhir tahun ini tampaknya bisa digunakan oleh seluruh komponen bangsa ini untuk melakukan muhâsabah, koreksi diri, sembari dengan penuh kesadaran dan kesungguhan melakukan upaya untuk mengatasi berbagai persoalan yang melanda negeri ini. Tampaknya bangsa ini harus segera bertobat dengan segera menerapkan hukum-hukum Allah SWT secara total dalam seluruh aspek kehidupan mereka. Maka dari itu, perjuangan untuk menegakan syariah Islam di negeri ini tidak boleh berhenti, bahkan harus terus ditingkatkan dan dioptimalkan. Sebab, sebagai Muslim kita yakin, bahwa hanya syariah Islamlah—dalam wadah Khilafah—yang bisa memberikan kemaslahatan bagi negeri ini, bahkan bagi seluruh alam raya ini.

Itulah di antara perkara penting yang dipaparkan dalam tema utama al-wa‘ie kali ini, selain sejumlah tema penting lainnya. Selamat membaca!

Wassalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.

Add This! Blinklist BlueDot Connotea del.icio.us Digg Diigo Facebook FeedMeLinks Google Magnolia Ask.com Yahoo! MyWeb Netvouz Newsvine reddit Simpy SlashDot Spurl StumbleUpon Technorati
Cetak halaman ini Cetak halaman ini      

-->
EDITORIAL
10 Jan 2010

Ketika berbicara di televisi BBC, Perdana Menteri Inggris Gordon Brown menyerukan intervensi lebih besar dari Barat di Yaman dan menyerang tuntutan bagi kekhalifahan dunia di dunia Muslim sebagai sebuah “ideologi pembunuh” dan suatu “penyimpangan dari islam “.
Taji Mustafa, Perwakilan Media Hizbut Tahrir Inggris berkata: “Gordon Brown, seperti halnya Tony Blair yang memerintah sebelumnya, berbohong [...]

Index Editorial
Leaflet
No Image
09 Jan 2010
بِسْـــمِ اللهِ الرَّحْمٰـــنِ الرَّحِيـــم Sia-sia Saja Menggantungkan Harapan Kepada Rencana-rencana Pemerintahan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP)! Pemerintahan Partai Keadilan dan Pembangunan...
Index Leaflet
KALENDER
January 2010
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
  • 1/24/2010: Halqah Islam dan Peradaban edisi 16
POLLING

Islam hanya mengakui pluralitas, bukan pluralisme. Pandangan Anda?

View Results

Loading ... Loading ...
AL-ISLAM
Al-Islam

ACFTA-PASAR BEBAS 2010: “BUNUH DIRI EKONOMI INDONESIA”

Mulai 1 Januari 2010, Indonesia harus membuka pasar dalam negeri secara luas kepada negara-negara ASEAN dan Cina. Sebaliknya, Indonesia dipandang akan mendapatkan kesempatan lebih luas untuk memasuki pasar dalam negeri negara-negara tersebut. Pembukaan pasar ini merupakan perwujudan dari perjanjian perdagangan bebas antara enam negara anggota ASEAN (Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina dan Brunei Darussalam) dengan Cina, [...]

Index Al Islam

EBOOK DOWNLOAD
Ebook Download

Download buku-buku yang dikeluarkan Hizbut Tahrir, dalam bahasa Indonesia, Arab dan Inggris.

Download disini

RSS NEWSLETTER
Powered By Blogger

Followers