HADHARAH ISLAMIYYAH Headline Animator

Saturday, February 26, 2011

Gadhafi blames violence on Libya’s youth

|

TRIPOLI, Libya, Feb. 24 (UPI) — Libyan leader Moammar Gadhafi blamed the violence in his country on young people, who he said were taking pills and being exploited by Osama bin Laden.

“Our children have been manipulated by al-Qaida,” Gadhafi said, speaking by phone on state TV Thursday.

“Those exploiting the youth have to be arrested,” he said.

Gadhafi spoke amid reports of pro-Gadhafi forces killing unarmed civilians in the town of Zawiya, CNN reported.

Specifically addressing Zawiya, he said, “We shouldn’t leave” the town “without any control.”

Gadhafi showed no sign of even considering giving up the post he has held for more than 40 years.

“I have only moral authority,” he said. “We have three million Libyans — they run the country.”

The Libyan capital of Tripoli resembled a ghost town as sounds of gunfire sent anti-government protesters into hiding, witnesses said.

In other portions of the embattled north African nation, demonstrators against Gadhafi’s regime declared victory after reportedly seizing control of Misurata, the third largest city, CNN reported.

The opposition also controls the second-largest city, Benghazi, where crowds greeted international journalists with cheers and the only gunfire heard was in celebration, observers said.

Opposition groups took control of cities across a swath of northern Libya that stretched hundreds of miles from Tobruk, near the Egyptian border, to Misurata, 120 miles east of Tripoli, The Washington Post reported.

In Tripoli, however, “There’s nobody walking in the street, nobody is trying to get out, even to look through the window,” one resident told CNN. “It’s a little scary.”

The person said reports were circulating about “kidnappings happening in homes for anybody credible that is talking to the media and giving them the truth about what’s happening in Libya.”

Unrest throughout Libya has gone on for more than a week, prompting foreign governments to scramble to remove their citizens as world leaders urge Gadhafi to cease military actions against demonstrators.

Gadhafi, in a rambling televised speech earlier this week, vowed to “die here as a martyr” and “cleanse Libya house by house.” He called the protesters “cockroaches” and “greasy rats” and said the unrest was due to foreigners, including the United States and the al-Qaida terrorist group.

Human Rights Watch estimated about 300 people had been killed in a week of clashes. Italian Foreign Minister Franco Frattini Wednesday put the death toll at more than 1,000.

Diplomatic and military personnel have defected over Gadhafi’s use of violence to quell the demonstrations.

A U.S.-charter ferry for evacuating citizens was in port in Tripoli because of bad weather Thursday. Diplomatic officials said citizens are safe on board and the ship is expected to depart once the weather cleared.

U.S. President Barack Obama said a unified international response was forming against Gadhafi’s use of violence against protesters. He said Secretary of State Hillary Clinton would go to Geneva next week to address the issue.

Read more: http://www.upi.com/Top_News/World-News/2011/02/24/Gadhafi-blames-violence-on-Libyas-youth/UPI-79911298534400/#ixzz1EumHJGkH

0 comments:

THE METHOD TO ESTABLISH KHILAFAH

video

Blog Archive

archives

Bangsa ini Harus Segera Bertobat

Assalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.

Pembaca yang budiman, negeri ini seolah menjadi negeri segudang bencana; baik bencana alam maupun bencana kemanusiaan. Bencana alam ada yang bersifat alamiah karena faktor alam (seperti gempa, tsunami, dll), tetapi juga ada yang karena faktor manusia (seperti banjir, kerusakan lingkungan, pencemaran karena limbah industri, dll). Adapun bencana kemanusiaan seperti kemiskinan, kelaparan serta terjadinya banyak kasus kriminal (seperti korupsi, suap-menyuap, pembunuhan, perampokan, pemerkosaan, maraknya aborsi, penyalahgunaan narkoba, dll) adalah murni lebih disebabkan karena ulah manusia. Itu belum termasuk kezaliman para penguasa yang dengan semena-mena menerapkan berbagai UU yang justru menyengsarakan rakyat seperti UU Migas, UU SDA, UU Listrik, UU Penanaman Modal, UU BHP, dll. UU tersebut pada kenyataannya lebih untuk memenuhi nafsu segelintir para pemilik modal ketimbang berpihak pada kepentingan rakyat.

Pertanyaannya: Mengapa semua ini terjadi? Bagaimana pula seharusnya bangsa ini bersikap? Apa yang mesti dilakukan? Haruskah kita menyikapi semua ini dengan sikap pasrah dan berdiam diri karena menganggap semua itu sebagai ’takdir’?

Tentu tidak demikian. Pasalnya, harus disadari, bahwa berbagai bencana dan musibah yang selama ini terjadi lebih banyak merupakan akibat kemungkaran dan kemaksiatan yang telah merajalela di negeri ini. Semua itu tidak lain sebagai akibat bangsa ini telah lama mencampakkan syariah Allah dan malah menerapkankan hukum-hukum kufur di negeri ini.

Karena itu, momentum akhir tahun ini tampaknya bisa digunakan oleh seluruh komponen bangsa ini untuk melakukan muhâsabah, koreksi diri, sembari dengan penuh kesadaran dan kesungguhan melakukan upaya untuk mengatasi berbagai persoalan yang melanda negeri ini. Tampaknya bangsa ini harus segera bertobat dengan segera menerapkan hukum-hukum Allah SWT secara total dalam seluruh aspek kehidupan mereka. Maka dari itu, perjuangan untuk menegakan syariah Islam di negeri ini tidak boleh berhenti, bahkan harus terus ditingkatkan dan dioptimalkan. Sebab, sebagai Muslim kita yakin, bahwa hanya syariah Islamlah—dalam wadah Khilafah—yang bisa memberikan kemaslahatan bagi negeri ini, bahkan bagi seluruh alam raya ini.

Itulah di antara perkara penting yang dipaparkan dalam tema utama al-wa‘ie kali ini, selain sejumlah tema penting lainnya. Selamat membaca!

Wassalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.

Add This! Blinklist BlueDot Connotea del.icio.us Digg Diigo Facebook FeedMeLinks Google Magnolia Ask.com Yahoo! MyWeb Netvouz Newsvine reddit Simpy SlashDot Spurl StumbleUpon Technorati
Cetak halaman ini Cetak halaman ini      

-->
EDITORIAL
10 Jan 2010

Ketika berbicara di televisi BBC, Perdana Menteri Inggris Gordon Brown menyerukan intervensi lebih besar dari Barat di Yaman dan menyerang tuntutan bagi kekhalifahan dunia di dunia Muslim sebagai sebuah “ideologi pembunuh” dan suatu “penyimpangan dari islam “.
Taji Mustafa, Perwakilan Media Hizbut Tahrir Inggris berkata: “Gordon Brown, seperti halnya Tony Blair yang memerintah sebelumnya, berbohong [...]

Index Editorial
Leaflet
No Image
09 Jan 2010
بِسْـــمِ اللهِ الرَّحْمٰـــنِ الرَّحِيـــم Sia-sia Saja Menggantungkan Harapan Kepada Rencana-rencana Pemerintahan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP)! Pemerintahan Partai Keadilan dan Pembangunan...
Index Leaflet
KALENDER
January 2010
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
  • 1/24/2010: Halqah Islam dan Peradaban edisi 16
POLLING

Islam hanya mengakui pluralitas, bukan pluralisme. Pandangan Anda?

View Results

Loading ... Loading ...
AL-ISLAM
Al-Islam

ACFTA-PASAR BEBAS 2010: “BUNUH DIRI EKONOMI INDONESIA”

Mulai 1 Januari 2010, Indonesia harus membuka pasar dalam negeri secara luas kepada negara-negara ASEAN dan Cina. Sebaliknya, Indonesia dipandang akan mendapatkan kesempatan lebih luas untuk memasuki pasar dalam negeri negara-negara tersebut. Pembukaan pasar ini merupakan perwujudan dari perjanjian perdagangan bebas antara enam negara anggota ASEAN (Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina dan Brunei Darussalam) dengan Cina, [...]

Index Al Islam

EBOOK DOWNLOAD
Ebook Download

Download buku-buku yang dikeluarkan Hizbut Tahrir, dalam bahasa Indonesia, Arab dan Inggris.

Download disini

RSS NEWSLETTER
Powered By Blogger

Followers