HADHARAH ISLAMIYYAH Headline Animator

Tuesday, February 12, 2013

Khilafah Akan Segera Tegak di Suriah Meski Barat Hendak Mencegahnya



Ketua DPP Hizbut Tahrir Indonesia Rokhmat S Labib menyatakan bahwa sebentar lagi khilafah akan tegak dan takkan ada yang bisa menghalanginya.
“Khilafah sebentar lagi tegak sekalipun Barat berupaya sekuat tenaga untuk mencegahnya, karena siapakah yang mampu menghadapi kekuasaan Allah SWT?” ungkapnya saat berorasi dalam Tabligh Akbar Solidaritas Suriah yang diselenggarakan DPD I HTI DKI Raya, Ahad (10/2) di Masjid Al-Bina, Senayan, Jakarta.
Sesungguhnya, lanjut pengasuh rubik tafsir di majalah politik dan dakwah Al-Wa’ie ini, hanya ada satu kunci mengapa umat ini belum menerima khilafah, yakni karena mereka belum mendengar tentang khilafah. “Oleh karena itu kita harus berjuang secara bersungguh-sungguh untuk menyampaikan kepada umat tentang kewajiban khilafah, karena khilafah adalah wajib dan yang mewajibkannya adalah yang menghidupkan serta mematikan kita,” tegasnya yang diikuti dengan pekikan takbir seisi ruangan.
Sedangkan orator lainnya, Ketua DPP HTI Farid Wadjdi menyatakan, umat Islam di Suriah telah menyatakan bahwa revolusi Suriah dalam rangka menyambut seruan Allah SWT.
“Semua di Suriah mengatakan bahwa revolusi Suriah adalah untuk Allah SWT dan demi Allah SWT!” pekiknya.
Farid lebih jauh juga menjelaskan tentang kelayakan Suriah menjadi Khilafah Islam serta tantangannya ketika pertama kali berdiri. “Ada empat hal yang membuat Suriah layak menjadi khilafah,” ungkapnya.
Pertama,  keamanan di tangan kaum Muslim. Kedua, rakyat Syam telah siap menerapkan syariah Islam dan menerapkanRUU Khilafah. Ketiga, dari segi opini umum rakyat Suriah menginginkan Khilafah Islamiyah meski media sekuler tidak mempublikasikannya. Keempat, dari segi potensi sumber daya mulai dari jumlah penduduk di atas 20 juta jiwa, pangan dan SDA yang melimpah. “Sehingga membuat Suriah layak menjadi Daulah Khilafah,” ujarnya.
Selain itu, tambah pemimpin redaksi tabloid Media Umat ini, ada juga ancaman dari Barat ketika khilafah tegak.
“Tantangan Khilafah pertama berdiri adalah serangan dari Barat, tapi ini akan sulit karena mereka akan menghadapi seluruh umat Islam ditambah lagi Barat yang sedang krisis,” analisanya.
Dalam acara yang dihadiri sekitar 3000 peserta laki-laki dan perempuan yang datang dari berbagai wilayah se-Jabodetabek ini, juga diputar video perjuangan dan testimoni para pemimpin brigade-brigade revolusi Suriah serta tayangan khusus pernyataan Juru Bicara Hizbut Tahrir Suriah, yang mengatakan bahwa, dukungan terhadap Hizbut Tahrir di Suriah sudah semakin besar. “Saat ini umat Islam di Suriah sudah tidak bisa dipalingkan lagi dari perjuangannya menegakkan Khilafah,” ujarnya dalam video yang diputar dihadapan peserta yang penuh sesak di ruangan atas maupun bawah masjid ini.
Dalam Tabligh Akbar yang mengangkat tema “Apa yang Sedang Terjadi di Suriah?” ini, hadir pula sebagai orator: Tun Kelana Jaya (Media Centre Hizbut Tahrir Asia), Faisal Abas (Ketua DPD I HTI DKI Raya), dan Abu Harits (Relawan yang Pergi ke Suriah). (mediaumat.com, 10/2)

0 comments:

THE METHOD TO ESTABLISH KHILAFAH

video

Blog Archive

archives

Bangsa ini Harus Segera Bertobat

Assalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.

Pembaca yang budiman, negeri ini seolah menjadi negeri segudang bencana; baik bencana alam maupun bencana kemanusiaan. Bencana alam ada yang bersifat alamiah karena faktor alam (seperti gempa, tsunami, dll), tetapi juga ada yang karena faktor manusia (seperti banjir, kerusakan lingkungan, pencemaran karena limbah industri, dll). Adapun bencana kemanusiaan seperti kemiskinan, kelaparan serta terjadinya banyak kasus kriminal (seperti korupsi, suap-menyuap, pembunuhan, perampokan, pemerkosaan, maraknya aborsi, penyalahgunaan narkoba, dll) adalah murni lebih disebabkan karena ulah manusia. Itu belum termasuk kezaliman para penguasa yang dengan semena-mena menerapkan berbagai UU yang justru menyengsarakan rakyat seperti UU Migas, UU SDA, UU Listrik, UU Penanaman Modal, UU BHP, dll. UU tersebut pada kenyataannya lebih untuk memenuhi nafsu segelintir para pemilik modal ketimbang berpihak pada kepentingan rakyat.

Pertanyaannya: Mengapa semua ini terjadi? Bagaimana pula seharusnya bangsa ini bersikap? Apa yang mesti dilakukan? Haruskah kita menyikapi semua ini dengan sikap pasrah dan berdiam diri karena menganggap semua itu sebagai ’takdir’?

Tentu tidak demikian. Pasalnya, harus disadari, bahwa berbagai bencana dan musibah yang selama ini terjadi lebih banyak merupakan akibat kemungkaran dan kemaksiatan yang telah merajalela di negeri ini. Semua itu tidak lain sebagai akibat bangsa ini telah lama mencampakkan syariah Allah dan malah menerapkankan hukum-hukum kufur di negeri ini.

Karena itu, momentum akhir tahun ini tampaknya bisa digunakan oleh seluruh komponen bangsa ini untuk melakukan muhâsabah, koreksi diri, sembari dengan penuh kesadaran dan kesungguhan melakukan upaya untuk mengatasi berbagai persoalan yang melanda negeri ini. Tampaknya bangsa ini harus segera bertobat dengan segera menerapkan hukum-hukum Allah SWT secara total dalam seluruh aspek kehidupan mereka. Maka dari itu, perjuangan untuk menegakan syariah Islam di negeri ini tidak boleh berhenti, bahkan harus terus ditingkatkan dan dioptimalkan. Sebab, sebagai Muslim kita yakin, bahwa hanya syariah Islamlah—dalam wadah Khilafah—yang bisa memberikan kemaslahatan bagi negeri ini, bahkan bagi seluruh alam raya ini.

Itulah di antara perkara penting yang dipaparkan dalam tema utama al-wa‘ie kali ini, selain sejumlah tema penting lainnya. Selamat membaca!

Wassalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.

Add This! Blinklist BlueDot Connotea del.icio.us Digg Diigo Facebook FeedMeLinks Google Magnolia Ask.com Yahoo! MyWeb Netvouz Newsvine reddit Simpy SlashDot Spurl StumbleUpon Technorati
Cetak halaman ini Cetak halaman ini      

-->
EDITORIAL
10 Jan 2010

Ketika berbicara di televisi BBC, Perdana Menteri Inggris Gordon Brown menyerukan intervensi lebih besar dari Barat di Yaman dan menyerang tuntutan bagi kekhalifahan dunia di dunia Muslim sebagai sebuah “ideologi pembunuh” dan suatu “penyimpangan dari islam “.
Taji Mustafa, Perwakilan Media Hizbut Tahrir Inggris berkata: “Gordon Brown, seperti halnya Tony Blair yang memerintah sebelumnya, berbohong [...]

Index Editorial
Leaflet
No Image
09 Jan 2010
بِسْـــمِ اللهِ الرَّحْمٰـــنِ الرَّحِيـــم Sia-sia Saja Menggantungkan Harapan Kepada Rencana-rencana Pemerintahan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP)! Pemerintahan Partai Keadilan dan Pembangunan...
Index Leaflet
KALENDER
January 2010
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
  • 1/24/2010: Halqah Islam dan Peradaban edisi 16
POLLING

Islam hanya mengakui pluralitas, bukan pluralisme. Pandangan Anda?

View Results

Loading ... Loading ...
AL-ISLAM
Al-Islam

ACFTA-PASAR BEBAS 2010: “BUNUH DIRI EKONOMI INDONESIA”

Mulai 1 Januari 2010, Indonesia harus membuka pasar dalam negeri secara luas kepada negara-negara ASEAN dan Cina. Sebaliknya, Indonesia dipandang akan mendapatkan kesempatan lebih luas untuk memasuki pasar dalam negeri negara-negara tersebut. Pembukaan pasar ini merupakan perwujudan dari perjanjian perdagangan bebas antara enam negara anggota ASEAN (Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina dan Brunei Darussalam) dengan Cina, [...]

Index Al Islam

EBOOK DOWNLOAD
Ebook Download

Download buku-buku yang dikeluarkan Hizbut Tahrir, dalam bahasa Indonesia, Arab dan Inggris.

Download disini

RSS NEWSLETTER
Powered By Blogger

Followers