HADHARAH ISLAMIYYAH Headline Animator

Thursday, March 28, 2013

Analysis about the appointment of Ghassan Hitto to begin the formation of a transitional government in Syria


The formation of the government (transitional) reflects the struggle inside the ‘National Alliance’ which in turn reflects the US and European struggle in regards to the situation in Syria.

This is in the case where a large number of the members of the ‘Syrian Alliance’ are influenced by the Europeans via Qatar and Saudi whilst the others at the head of which is Mu’aadh Al-Khateeb completely represent the American interests just like the ruler of Damascus is under the American influence.

The appointment of Ghassan Hitto to form a transitional government representing the alliance came as an expression of the European direction represented by Qatar and Saudi as they wish to cut out all possibilities of making a deal that would lead to the current ruling regime remaining in Damascus as a result of dialogue after the failure of murder and destruction in achieving that. And this European direction differs from the American direction that refused the formation of a transitional government made by one side as this means in its view the reliance upon the policy of the dominating and the dominated meaning the war reaching its conclusion with the downfall of the entire regime.

America does not want this as it wants the regime to continue all be it with a change of faces so that its interests and influence can remain through the security and military apparatus which since some time the opposition has requested via a Pentagon statement to be kept intact by until the time that the regime collapses.

This is the struggle that made Mu’aadh over the last days threaten to resign. And I do not imagine that America in the current stage will accept the formation of a government made by one side and will work to cause the failure of this European effort which desires the fall of Bashar’s regime in its entirety so that those who are agents to Europe can take hold of Syria which will lead to a change in the strategic balance in the region in favour of Europe.

The Western Kaafir States are competing for us as if we were a piece of cake or a bowl like what was mentioned in the famous Hadeeth of the Nabi (saw). This is whilst we by the favour of Allah and the firm determination of the believers struggle against the west in its entirety to liberate our lands and our Ummah from its influence and domination. So it is not permitted for us to remain like a ‘Bowl of food’ or a place for their competition but rather we must work to return that which is capable of struggling with great power and which will make their lands and not ours the field of struggle as it had always been and so that this matter can be made right.

This government will never be successful whether it has come by the will of one side to represent the Europeans or if it came as a result of dialogue with the regime to represent both the Europeans and Americans. These conspiracies which are attempting to steal away their revolution and wipe it out will be made to fail by the people of Ash-Shaam and the believing revolutionaries of Ash-Shaam will never accept replacing loyalty to one disbeliever with a loyalty to another disbeliever or the replacement of one agent with another.

By Mundhir Abdullah from inside Syria
Translated from arabic

Source: www.fb.com/alkhilafah


0 comments:

THE METHOD TO ESTABLISH KHILAFAH

video

Bangsa ini Harus Segera Bertobat

Assalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.

Pembaca yang budiman, negeri ini seolah menjadi negeri segudang bencana; baik bencana alam maupun bencana kemanusiaan. Bencana alam ada yang bersifat alamiah karena faktor alam (seperti gempa, tsunami, dll), tetapi juga ada yang karena faktor manusia (seperti banjir, kerusakan lingkungan, pencemaran karena limbah industri, dll). Adapun bencana kemanusiaan seperti kemiskinan, kelaparan serta terjadinya banyak kasus kriminal (seperti korupsi, suap-menyuap, pembunuhan, perampokan, pemerkosaan, maraknya aborsi, penyalahgunaan narkoba, dll) adalah murni lebih disebabkan karena ulah manusia. Itu belum termasuk kezaliman para penguasa yang dengan semena-mena menerapkan berbagai UU yang justru menyengsarakan rakyat seperti UU Migas, UU SDA, UU Listrik, UU Penanaman Modal, UU BHP, dll. UU tersebut pada kenyataannya lebih untuk memenuhi nafsu segelintir para pemilik modal ketimbang berpihak pada kepentingan rakyat.

Pertanyaannya: Mengapa semua ini terjadi? Bagaimana pula seharusnya bangsa ini bersikap? Apa yang mesti dilakukan? Haruskah kita menyikapi semua ini dengan sikap pasrah dan berdiam diri karena menganggap semua itu sebagai ’takdir’?

Tentu tidak demikian. Pasalnya, harus disadari, bahwa berbagai bencana dan musibah yang selama ini terjadi lebih banyak merupakan akibat kemungkaran dan kemaksiatan yang telah merajalela di negeri ini. Semua itu tidak lain sebagai akibat bangsa ini telah lama mencampakkan syariah Allah dan malah menerapkankan hukum-hukum kufur di negeri ini.

Karena itu, momentum akhir tahun ini tampaknya bisa digunakan oleh seluruh komponen bangsa ini untuk melakukan muhâsabah, koreksi diri, sembari dengan penuh kesadaran dan kesungguhan melakukan upaya untuk mengatasi berbagai persoalan yang melanda negeri ini. Tampaknya bangsa ini harus segera bertobat dengan segera menerapkan hukum-hukum Allah SWT secara total dalam seluruh aspek kehidupan mereka. Maka dari itu, perjuangan untuk menegakan syariah Islam di negeri ini tidak boleh berhenti, bahkan harus terus ditingkatkan dan dioptimalkan. Sebab, sebagai Muslim kita yakin, bahwa hanya syariah Islamlah—dalam wadah Khilafah—yang bisa memberikan kemaslahatan bagi negeri ini, bahkan bagi seluruh alam raya ini.

Itulah di antara perkara penting yang dipaparkan dalam tema utama al-wa‘ie kali ini, selain sejumlah tema penting lainnya. Selamat membaca!

Wassalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.

Add This! Blinklist BlueDot Connotea del.icio.us Digg Diigo Facebook FeedMeLinks Google Magnolia Ask.com Yahoo! MyWeb Netvouz Newsvine reddit Simpy SlashDot Spurl StumbleUpon Technorati
Cetak halaman ini Cetak halaman ini      

-->
EDITORIAL
10 Jan 2010

Ketika berbicara di televisi BBC, Perdana Menteri Inggris Gordon Brown menyerukan intervensi lebih besar dari Barat di Yaman dan menyerang tuntutan bagi kekhalifahan dunia di dunia Muslim sebagai sebuah “ideologi pembunuh” dan suatu “penyimpangan dari islam “.
Taji Mustafa, Perwakilan Media Hizbut Tahrir Inggris berkata: “Gordon Brown, seperti halnya Tony Blair yang memerintah sebelumnya, berbohong [...]

Index Editorial
Leaflet
No Image
09 Jan 2010
بِسْـــمِ اللهِ الرَّحْمٰـــنِ الرَّحِيـــم Sia-sia Saja Menggantungkan Harapan Kepada Rencana-rencana Pemerintahan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP)! Pemerintahan Partai Keadilan dan Pembangunan...
Index Leaflet
KALENDER
January 2010
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
  • 1/24/2010: Halqah Islam dan Peradaban edisi 16
POLLING

Islam hanya mengakui pluralitas, bukan pluralisme. Pandangan Anda?

View Results

Loading ... Loading ...
AL-ISLAM
Al-Islam

ACFTA-PASAR BEBAS 2010: “BUNUH DIRI EKONOMI INDONESIA”

Mulai 1 Januari 2010, Indonesia harus membuka pasar dalam negeri secara luas kepada negara-negara ASEAN dan Cina. Sebaliknya, Indonesia dipandang akan mendapatkan kesempatan lebih luas untuk memasuki pasar dalam negeri negara-negara tersebut. Pembukaan pasar ini merupakan perwujudan dari perjanjian perdagangan bebas antara enam negara anggota ASEAN (Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina dan Brunei Darussalam) dengan Cina, [...]

Index Al Islam

EBOOK DOWNLOAD
Ebook Download

Download buku-buku yang dikeluarkan Hizbut Tahrir, dalam bahasa Indonesia, Arab dan Inggris.

Download disini

RSS NEWSLETTER
Powered By Blogger

Followers