HADHARAH ISLAMIYYAH Headline Animator

Wednesday, July 17, 2013

The removal of ‪Mursi‬ represents a great failure for Democracy

The Egyptian 'Shurooq' newspaper reported in its daily edition on the 4th of July news that the German Foreign Minister Guido Westerwelle said: 'The removal of the President Muhammad Mursi by the Egyptian army yesterday on Wednesday represents a great failure for Democracy'. Westerwelle went on to say to the press in the background of his visit to Greece: 'It is a great failure of Democracy in Egypt' adding: 'Egypt returning in the fastest possible time back to the constitutional system is an urgent matter and there is a real danger in regards to the vulnerability of a Democratic transition in Egypt'. It is clearly apparent that what has happened in Egypt in relation to the Muslim Brotherhood government in recent days is the same as what happened in Algeria in the nineties with Islamic Salvation Front when the army performed a coup upon that which was described as 'Legitimacy'. It has exposed vividly the 'Democratic Lie' that is supposed or imagined to exist. This brought Mursi as the legitimate president according to what they say and then it brought his removal through a military coup undertaken for a number of reasons or excuses including: 'Terrorizing and threatening the peace of the people and a continual abuse of the state institutions'. This has exposed to any one with two eyes that the Democracy is a false god of sweets that the West will eat if it feels hungry. The example of Egypt illustrates that and indeed this is the state of affairs for any system that has lost itself to the deficient desires of people. Has it not become clear to our people in Egypt Al-Kinaanah, the Egypt of Amr Bin Al-Aas that the methodology of change and implementing the Shar'a (Law) of Allah cannot occur through the gates of Democratic elections or by depending upon the western disbeliever, pleasing him and implementing his instructions? You have seen right before your eyes what has happened to the Muslim Brotherhood in Egypt and you should now realize that there is only one way of establishing the rule of Islaam. This is the path that the Messenger of Allah صلى الله عليه وسلم walked and his method must be considered as Shari'ah rules that are binding when undertaking the work seriously in the Ummah, by her and with her to generate the public opinion within her that is based upon a general awareness about the obligation of applying the Shar'a (Law) of her Rabb (Lord) completely in the shade of the Khilafah State. The Muslims must take up the demand for the 'Sharee'ah' (Islamic rules) and leave the calls for (Democratic) 'Legitimacy'. So it is better to die in its way being successful with the pleasure of Allah whilst the other path earns nothing but His سبحانه وتعالى's scorn and anger. Do the sincere sons of the Ummah realize that the call that says: 'The application of the Shar'a of Allah needs gradualism, years and years of gradualism until it can be applied in full!!' That these words are empty and rejected at a time when they see that the application of Kufr systems and a coup against 'Legitimacy' did not require more than a single hour to complete. So what is revolving in your heads and how are you making judgments? Can you not see? O sincere sons from the Land of Egypt Al-Kinaanah, the only and single solution that is capable of establishing the Crown of obligations, the Khilafah upon the path of the Prophethood, is to bring down and cast aside every fake, false and fragile form of legitimacy and to adopt the only legitimate call alone. This is the call for the complete implementation of the laws of Allah in the Khilafah State. وَيَوْمَئِذٍ يَفْرَحُ الْمُؤْمِنُونَ بِنَصْرِ اللَّهِ ۚ يَنْصُرُ مَنْ يَشَاءُ ۖ وَهُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ "On that day, the believers will rejoice in Allah's help. He grants victory to whoever He wills. He is the Almighty, the Most Merciful." (Ar-Rum, 30:4-5) Written for the radio broadcast of the Central Media Office of Hizb ut Tahrir Muhammad Ali Bin Saalim Member of the Media Office of Hizb ut Tahrir in Tunisia. 30th Sha'baan 1434 Hijri 09/07/2013

0 comments:

THE METHOD TO ESTABLISH KHILAFAH

video

Bangsa ini Harus Segera Bertobat

Assalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.

Pembaca yang budiman, negeri ini seolah menjadi negeri segudang bencana; baik bencana alam maupun bencana kemanusiaan. Bencana alam ada yang bersifat alamiah karena faktor alam (seperti gempa, tsunami, dll), tetapi juga ada yang karena faktor manusia (seperti banjir, kerusakan lingkungan, pencemaran karena limbah industri, dll). Adapun bencana kemanusiaan seperti kemiskinan, kelaparan serta terjadinya banyak kasus kriminal (seperti korupsi, suap-menyuap, pembunuhan, perampokan, pemerkosaan, maraknya aborsi, penyalahgunaan narkoba, dll) adalah murni lebih disebabkan karena ulah manusia. Itu belum termasuk kezaliman para penguasa yang dengan semena-mena menerapkan berbagai UU yang justru menyengsarakan rakyat seperti UU Migas, UU SDA, UU Listrik, UU Penanaman Modal, UU BHP, dll. UU tersebut pada kenyataannya lebih untuk memenuhi nafsu segelintir para pemilik modal ketimbang berpihak pada kepentingan rakyat.

Pertanyaannya: Mengapa semua ini terjadi? Bagaimana pula seharusnya bangsa ini bersikap? Apa yang mesti dilakukan? Haruskah kita menyikapi semua ini dengan sikap pasrah dan berdiam diri karena menganggap semua itu sebagai ’takdir’?

Tentu tidak demikian. Pasalnya, harus disadari, bahwa berbagai bencana dan musibah yang selama ini terjadi lebih banyak merupakan akibat kemungkaran dan kemaksiatan yang telah merajalela di negeri ini. Semua itu tidak lain sebagai akibat bangsa ini telah lama mencampakkan syariah Allah dan malah menerapkankan hukum-hukum kufur di negeri ini.

Karena itu, momentum akhir tahun ini tampaknya bisa digunakan oleh seluruh komponen bangsa ini untuk melakukan muhâsabah, koreksi diri, sembari dengan penuh kesadaran dan kesungguhan melakukan upaya untuk mengatasi berbagai persoalan yang melanda negeri ini. Tampaknya bangsa ini harus segera bertobat dengan segera menerapkan hukum-hukum Allah SWT secara total dalam seluruh aspek kehidupan mereka. Maka dari itu, perjuangan untuk menegakan syariah Islam di negeri ini tidak boleh berhenti, bahkan harus terus ditingkatkan dan dioptimalkan. Sebab, sebagai Muslim kita yakin, bahwa hanya syariah Islamlah—dalam wadah Khilafah—yang bisa memberikan kemaslahatan bagi negeri ini, bahkan bagi seluruh alam raya ini.

Itulah di antara perkara penting yang dipaparkan dalam tema utama al-wa‘ie kali ini, selain sejumlah tema penting lainnya. Selamat membaca!

Wassalâmu‘alaikum wa rahmatullâhi wa barakâtuh.

Add This! Blinklist BlueDot Connotea del.icio.us Digg Diigo Facebook FeedMeLinks Google Magnolia Ask.com Yahoo! MyWeb Netvouz Newsvine reddit Simpy SlashDot Spurl StumbleUpon Technorati
Cetak halaman ini Cetak halaman ini      

-->
EDITORIAL
10 Jan 2010

Ketika berbicara di televisi BBC, Perdana Menteri Inggris Gordon Brown menyerukan intervensi lebih besar dari Barat di Yaman dan menyerang tuntutan bagi kekhalifahan dunia di dunia Muslim sebagai sebuah “ideologi pembunuh” dan suatu “penyimpangan dari islam “.
Taji Mustafa, Perwakilan Media Hizbut Tahrir Inggris berkata: “Gordon Brown, seperti halnya Tony Blair yang memerintah sebelumnya, berbohong [...]

Index Editorial
Leaflet
No Image
09 Jan 2010
بِسْـــمِ اللهِ الرَّحْمٰـــنِ الرَّحِيـــم Sia-sia Saja Menggantungkan Harapan Kepada Rencana-rencana Pemerintahan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP)! Pemerintahan Partai Keadilan dan Pembangunan...
Index Leaflet
KALENDER
January 2010
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
  • 1/24/2010: Halqah Islam dan Peradaban edisi 16
POLLING

Islam hanya mengakui pluralitas, bukan pluralisme. Pandangan Anda?

View Results

Loading ... Loading ...
AL-ISLAM
Al-Islam

ACFTA-PASAR BEBAS 2010: “BUNUH DIRI EKONOMI INDONESIA”

Mulai 1 Januari 2010, Indonesia harus membuka pasar dalam negeri secara luas kepada negara-negara ASEAN dan Cina. Sebaliknya, Indonesia dipandang akan mendapatkan kesempatan lebih luas untuk memasuki pasar dalam negeri negara-negara tersebut. Pembukaan pasar ini merupakan perwujudan dari perjanjian perdagangan bebas antara enam negara anggota ASEAN (Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina dan Brunei Darussalam) dengan Cina, [...]

Index Al Islam

EBOOK DOWNLOAD
Ebook Download

Download buku-buku yang dikeluarkan Hizbut Tahrir, dalam bahasa Indonesia, Arab dan Inggris.

Download disini

RSS NEWSLETTER
Powered By Blogger

Followers